ikuti kami di
  Pencarian
 

Dra. C.I.M. Kusuma Widiawati

Kepala Sekolah


Desember, 2017
MSSR KJS
     12
3456789
10111213 141516
17181920212223
24252627282930
31      

DAPDODIK
  NISN
  NPSN
  NUPTK

KRITIK DAN SARAN
2013-04-18 11:17:02
  Fairus ( Riris)
  Hasil Olimpiade
 
2013-04-18 11:06:50
  Devi Andriyani
  Perangkingan hasil Olimpiade
 
2013-04-18 11:02:19
  I Putu Sundika
  Reuni lulusan tahun 1994
 

ALUMNI TRISMA
Nama Alumni
Angkatan
Jurusan


 
ARTIKEL DETAIL
http://sman7denpasar.sch.id/ - Selasa, 16 April 2013
ANGGREK DIBUDIDAYAKAN SEBAGAI PENYALURAN HOBI DAN BISNIS
Dibaca: 2594 Pengunjung


Oleh : administrator

Anggrek digandrungi banyak orang sebagai tanaman hias karena bunganya mempunyai bentuk dan warna yang sangat menarik. Anggrek  termasuk famili Orchidaceae tumbuh dengan baik di pephonan yang berkulit mudah mengelupas/lapuk. Anggrek lebih cocok dibudidayakan didaerah yang berudara sejuk dan lembab. Meskipun demikian bukan berarti anggrek tidak bisa di budidayakan di daerah yang ber udara panas seperti pada umumnya di daerah dataran rendah di Bali.

Bagi penggemar tanaman anggrek yang berada di daerah dataran rendah yang pada umumnya berudara panas masih  dapat menyalurkan hobinya membudidayakan anggrek dengan mengatur suhu dan kelembaban udara di areal dimana anggrek dibudidayakan.

Jenis anggrek tertentu tidak akan dapat berkembang dengan baik bila kena sinar matahari secara langsung seperti jenis anggrek bulan(Phalaenopsis amabilis). Phalaenopsis lebih menyukai tempat yang teduh sedangankan jenis dendrobium phalaenopsis lebih tahan pada sinar matahari penuh,anggrek vanda sp ada yang  dapat dibudidayakan di alam terbuka yang cukup kena sinar matahari.

Walaupun anggrek adalah tumbuhan yang hidup epifit pada pohon dan ranting-ranting tanaman lain, namun anggrek dapat  dikembangkan pada tempat dengan keadaan yang diatur sedemikian rupa agar sesuai dengan kondisi alami tempat berkembangnya angrek di alam bebas Kondisi alami tersebut dapat dilakukan secara artificial dengan menyedia kan media yang cocok bagi tumbuh dan berkembangnya anggrek tersebut.

Dalam memilih media perlu dikenal dengan baik sifat-sifat media tersebut. Ada media yang mempunyai sifat mudah menyerap air, ada media yang  tidak dapat menyerap air dengan baik.

Media yang mudah menyerap dan menyimpan air misalnya media yang terbuat dari serabut kelapa, media yang terbuat dari akar paku sarang burung yang sering disebut mos, media yang terbuat dari ruput laut yang dikeringkan. Kebaikan dari media tersebut  penghobi anggrek tidak perlu setiap hari menyiram anggrek kesayangannya, karena media jenis itu mudah menyimpan air. Namun perlu disadari bahwa jenis media tersebut sering mengakibatkan akar busuk karena kelebihan air, lebih-lebih pada musim hujan dan jenis media tersebut  merupakan media yang baik bagi berkembangnya jamur perusak akar anggrek yang mengakibatkan anggrek layu perlahan-lahan akhirnya mati.

Media lain yang dapat digunakan adalah ; akar pakis yang sering dikenal dengan sebutan lemputu, arang kayu, dan ijuk. Pengalaman menunjukkan menggunakan media yang terbuat dari ijuk lebih aman dari serangan jamur karena media ini lebih mudah kering dibandingkan media dari serabut kelapa maupun mos.

Budidaya anggrek sebagai hobi

Sejalan dengan meningkatnya kemampuan masyarakat untuk memenuhan kebutuhan hidup, kebutuhan yang bersifat rekreatifpun semakin meningkat sebagai sarana menyalurkan hobi untuk melepaskan kepenatan setelah lepas dari rutinitas menghadapi pekerjaan sehari-hari.

Bertanam anggrek dipandang sebagai suatu kegiatan yang bersifat rekreatif dan merupakan suatu kegemaran yang sekaligus mengandung arti anggrek dapat menghibur. Karenanya penempatan anggrek perlu diperhatikan aspek artistiknya. Penempatan yang tepat akan menambah keindahan tanaman anggrek itu sendiri, Penempatan yang tidak tepat walaupun anggrek tersebut berbunga indah tidak akan bernilai artistik tinggi. Bila lebih suka anggrek tumbuh dipepohonan hendaklah dipilih pohon yang tumbuh ditempat yang tepat ditinjau dari segi artistiknya, dan bentuk pepohonan tempat tumbuhnya anggrek tersebut diatur sedemikian rupa dengan membuang cabang atau ranting yang menurut penghobi anggrek cabang dan ranting tersebut dapat mengurangi keindahan bentuk pepohonan tempat tumbuhnya anggrek tersebut.

Penempatan atau menempelkan media  sebagai tempat menanam anggrek di pepehonan dilakukan serapi mungkin agar tidak mengganggu keindahan bentuk pepohonan. Bila penggemar anggrek lebih menyukai anggrek dipelihara tergantung, maka sebaiknya dibuatkan tempat media  yang terbuat dari balok kayu ukuran kecil dapat dibentuk kotak segi empat atu bentuk kreasi lain sesuai kesukaan penggemar anggrek. Untuk daerah yang curah hujannya tinggi hindari memilih kayu yang mudah menyimpan air sebagai tempat media tumbuhnya anggrek.

Memilih pot tempat menanam Anggrek Tidak semua penggemar anggrek menyukai anggrek ditanam dipepohonan karena berbagai alasan:


    Tidak mudah dipindah-pindahkan sesuai dengan keinginan, misalnya untuk menghias ruangan tamu,ruangan pesta dan lain-lain

    Posisi tanaman di pepohonan terlalu tinggi sehingga sulit melakukan perawatan tanaman

    Lebih mudah diserang hama berupa serangga pemakan akar atau daun



Karena alasan seperti itulah banyak penggemar anggrek lebih suka menanam anggrek di dalam pot. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih pot diantaranya :


    Bentuk pot disesuaikan dengan jenis anggrek yang ditanam ( Bentuk pot untuk menanam anggrek bulan berbeda dengan bentuk pot untuk menanam anggrek dendrobium. Anggrek bulan lebih cocok pot yang pendek cendrung bundar atau bulat, anggrek dendro lebih cocok pon yang agak tinggi )

    Pot terbuat dari jenis bahan yang tidak mudah ditumbuhi lumut atau jamur

    Sebaiknya pot tempat menanam anggrek berpori-pori yang cukup, atau dinding dan dasar pot diberi lobang yang cukup untuk menjamin peredaran udara dan resapan air keluar pot untuk menghindari kelebihan air yang dapat mengakibatkan pembusukan akar anggrek.

    Aspek artistik perlu diperhatikan dalam memilih pot karena digunakan untuk menanam tanaman hias dan sekaligus pot tersebut sebagai hiasan.



Mengenal Habitat Anggrek Habitat tanaman anggrek dibedakan menjadi 4 kelompok sebagai berikut :


    Anggrek epifit, yaitu anggrek yang tumbuh menumpang pada pohon lain tanpa merugikan tanaman inangnya dan membutuhkan naungan dari cahaya matahari, misalnya Cattleya sp. memerlukan cahaya +40%, Dendrobium sp. 50–60%, Phalaenopsis sp. + 30 %, dan Oncidium sp. 60 – 75 %.

    Anggrek terestrial, yaitu anggrek yang tumbuh di tanah dan membutuhkan cahaya matahari langsung, misalnya Aranthera sp., Renanthera sp., Vanda sp. dan Arachnis sp. Tanaman anggrek terestrial membutuhkan cahaya matahari 70 – 100 %, dengan suhu siang berkisar antara 19 – 38°C, dan malam hari 18–21°C. Sedangkan untuk anggrek jenis Vanda sp. yang berdaun lebar memerlukan sedikit naungan.

    Anggrek litofit, yaitu anggrek yang tumbuh pada batu-batuan, dan tahan terhadap cahaya matahari penuh, misalnya Dendrobium phalaenopsis.

    Anggrek saprofit, yaitu anggrek yang tumbuh pada media yang mengandung humus atau daun-daun kering, serta membutuhkan sedikit cahaya matahari, misalnya Goodyera sp. ( Sumber Anggrek.org)



Merawat Anggrek

Untuk dapat merawat anggrek dengan baik, sifat dan habitat anggrek yang kita koleksi sebagai tanaman kesayangan perlu dikenal. Dengan mengenal sifat dan habitat anggrek kita dapat menciptakan situasi buatan (artificial) untuk meniru habitat anggrek agar kondisi sesuai atau mendekati kondisi habitat aslinya. Di daerah dataran rendah berudara panas dan kurang curah hujan, perlu dilakukan penyiraman. Intensitas penyiraman diatur sesuai dengan kebutuhan agar anggrek tidak kelebihan air atau media anggrek terlalu lembab yang dapat mengkibatkan akar busuk.

Menyiram anggrek dianjurkan dipagi hari agar segera mendapat sinar matahari untuk membantu menguapkan air yang berlebihan. Menyiram anggrek di sore hari apalagi menjelang senja tidak disarankan. Pada umumnya anggrek akan tumbuh lebih baik pada tempat yang sejuk atau teduh.untuk menciptakan kondisi seperti itu tempat anggrek diberi atap penghalang sinar matahari sehingga sinar matahari tidak penuh menembus tempat anggrek. Atap seperti ini menyerupai jaring terbuat dari bahan yang tidak mudah lapuk.

Atap penghalang sinar matahari dapat juga dibuat dari anyaman bambu yang dianyam jarang-jarang. Kelemahan atap seperti ini tidak tahan lama karena mudah lapuk. Untuk menjaga tanaman anggrek tetap sehat anggrek. Perlu dibebaskan dari serangan jamur atau serangga dengan menggunakan jenis fungisida atau insektisida. Sedapat mungkin disarankan menggunakan zat yang ramah lingkungan.

Pemupukan dilakukan sesuai degan tahap pertumbuhan tanaman anggrek. Anggrek pada fase  awal pertumbuhan (anggrek  yang baru dilepas dari pot tempat penyemaian)untuk membantu percepatan tumbuh lebih aman bila menggunakan media yang baik kualitasnya dari pada menggunakan pupuk atau zat perangsang tumbuh. Menggunakan pupuk atau zat seperti itu  sangat membantu tumbuhnya akar dan daun tanaman anggrek asalkan diberikan dalam dosis/takaran yang tepat. Kesalahan dosis dapat berakibat fatal, akar yang baru tumbuh (akar muda ) dan daun muda akan layu dan mengering. Pengalaman sangat membantu untuk menghindari dampak seperti ini.

Beberapa  komposisi unsur hara pada pupuk yang beredar di pasaran dengan merek dagang tertentu



Anggrek sebagai komoditas ekonomi

Banyak usaha bisnis yang berkembang bermula dari kegiatan yang semata bertujuan sebagai sarana penyaluran hobi. Kegiatan yang dilakukan sama sekali tidak dipandang atau dirasakan sebagai suatu kerja. Kegiatan yang dilakukan sebagai sesuatu yang bersifat rekreatif, namun karena dilakukan dengan penuh ketekunan akhirnya aktivitas yang ditekuni tersebut menjadi kegiatan komersial.

Demikian halnya dengan budidaya anggrek sering bermula dari aktivitas sebagai penyaluran hobi, yang karena dilakukan penuh ketekunan dan rasa cinta, usaha yang dilakukan menghasilkan komoditas ekonomi dengan hasil yang sangat menjanjikan.

Berikut ini  harga beberapa jenis anggrek di beberapa stand tanaman hias di Denpasar


Harga anggrek sangat bervariasi tergantung dari kondisi kesehatan tanaman, keindahan bunganya dan  tingkat kelangkaan jenis anggrek tersebut.


Dibaca: 2594 Pengunjung


 
artikel Lainnya
06 Mei 2014 : Program Matrikulasi Sebagai Dampak Pelaksanaan Kurikum KTSP 2013 Secara Serentak Di Semua Satuan Pe
01 Desember 2013 : TATTOO TUBUH PENTINGKAH ?
17 September 2013 : Workshop Pengembangan Program Paket Aplikasi Sekolah (PAS)
11 September 2013 : Foto Lazer Bisa Membuat Orang Menjadi Muda
11 September 2013 : Sosok Yang Suputra Cerminan Pendidikan Yang Berhasil
Cari artikel :    
 

Drs. I Ketut Muditha,M.Pd

Wakasek Kurikulum

I Nyoman Sedana,S.Pd, MM

Wakasek Kesiswaan

Drs. I Made Siarta, M.Pd

Wakasek SaPras


VIDEO KEGIATAN
Video Kegiatan Lainnya

SITUS TERKAIT
  SMAN 4 Denpasar
  SMAN 5 Denpasar
  SMAN 2 Denpasar
  SMAN 3 Denpasar
  SMAN 8 Denpasar
  NUPTK
  SMAN 1 Denpasar
Situs Terkait Lainnya

JAJAK PENDAPAT
Bagaimana Penilaian Anda Terhadap Website SMAN 7 Denpasar?
Sangat Bagus
Bagus
Kurang Bagus
Jelek
 
Responden : 845 Responden
Lihat hasil

 

SMAN 7 Denpasar
Beranda
Peta Situs
Situs Terkait
Foto
Video
Kritik Saran
Kontak Kami
Peta Lokasi

Lihat Peta Lebih Besar
Statistik Pengunjung
1897868

Pengunjung hari ini : 93
Total pengunjung : 244567
Hits hari ini : 454
Total Hits : 1897868
Pengunjung Online: 2


Kontak Informasi
SMAN 7 Denpasar
Jl.Kamboja No.9 Denpasar - Bali, Indonesia
 
P. 0361-222544
F. 0361-222544
E. info@sman7denpasar.sch.id
W. www.sman7denpasar.sch.id

Copyright © 2009 - 2012 SMA Negeri 7 DENPASAR. All Rights Reserved.  
ikuti kami di